Sabtu, 01 April 2017

Konsultasi Mengapa Jurnal Predator atau Jurnal Abal-Abal Sulit di Kenali?

Filled under:


Buat Dosen atau Peneliti yang anda di Indonesia, sebelum memulai publikasi karya tulis ilmiah sebaiknya baca dan pahami tulisan di bawah ini tentanng jurnal predator atau jurnal abal-abal.

Banyak para peneliti seperti dosen yang masih pemula terutamanya yang baru memasuki dunia karya tulis ilmiah yang menjadi sasaran para jurnal predator atau jurnal abal-abal yang kian meresahkan para peneliti yang ada di dunia. Banyak korban peneliti dari Indonesia dikarenakan kesulitan membedakan ciri-ciri jurnal predator atau ciri-ciri jurnal abal-abal. Dosen yang masih baru terjun dalam bidang publikasi jurnal internasional ini lebih baik anda berhati-hati, karena jika anda memasukkan artikel anda ke jurnal predator atau jurnal abal-abal dipastikan artikel anda akan langsung diterima dengan sangat mudah.

Kerugian pertama jika anda salah memasukkan artikel anda ke jurnal predator adalah jika artikel anda masuk maka anda wajib membayar biaya publikasi yang dikenal dengan APC (Article Procesing Charge). Biasanya sekitar 50- 300 usd tergantung kebijakan masing-masing jurnal. Padahal dalam jurnal predator sama sekali tidak ada proses apapun, mereka hanya menerima artikel anda kemudian dipublikasikan. Anda kehilangan uang sebanyak itu tetapi artikel anda tidak bisa dinilai oleh Dikti, dan artinya anda harus membuat lagi dari awal artikelnya, padahal mebuat artikel tidak semudah membuat indomie goreng.

Kerugian kedua lainnya ada beberapa jurnal predator atau jurnal abal-abal yang menerapkan biaya jika artikel anda ditarik kembali, dalam artian tidak jadi dipublikasi sebesar misal 15 usd. Jika anda tidak membayar, artikel anda akan tetap dipublikasi sehingga merupakan suatu keuntungan bagi mereka untuk menambah volume jurnal mereka. Padahal anda telah bersusah payah membuat, tulisan anda sangat bagus, dan penelitian anda sangat berkualitas dan layak masuk jurnal index Scopus, bagaimana perasaan anda?

Kerugian ketiga jika anda memasukkan artikel ke jurnal predator atau jurnal abal-abal yaitu jika anda menarik artikel anda padahal anda sudah dinyatakan diterima. Junal predator atau jurnal abal-abal artikel anda akan dijadikan koleksi mereka. Akibatnya mereka akan tetap mempublikasikan artikel anda, biasanya itu terjadi pada jurnal yang masih berumur belum lama misal 1-3 tahun. Saat anda mempublikasikan di jurnal lain kemudian terindex oleh googlescholar bahwa ada 2 judul yang sama apakah artikel anda akan berguna? jawabannya tidak. Karena artikel anda seharusnya tidak diperbolehkan dipublikasikan ke jurnal lain.

Kerugian ke empat yaitu artikel anda tidak akan pernah terindex. Padahal Dikti menganjurkan untuk jurnal internasional terindex. Pada umumnya jurnal predator hanya memasang gambar index internasional saja, apabila di klik maka tidak mengarah ke link indexnya atau jika mengarah hanya di home nya saja. Setidaknya anda harus mengecek ke jurnal dengan hati-hati dan dianalisis sedalam mungkin agar anda tidak terjerumus ke jurnal predator.

Kami tidak hanya melayani jasa terjemah saja masih banyak jasa lain seperti Jasa PengetikanJasa Terjemah ArabJasa Publikasi JurnalJasa Pembuatan Power Point, dan masih banyak lagi pelayanan yang bisa kami berikn untuk anda, silahkan anda menjelajah di website ini.

Jika anda mengalami kebingungan kebingungan untuk memilih jurnal yang tepat dan bukan jurnal abal-abal maka anda dapat berkonsultasi kepada kami tentang Jurnal Internasional Terindex. Sebagai bonus anda telah menggunakan jasa kami, akan kami berikan sasaran jurnal internasional terindex untuk anda. Kami juga memiliki List Beall's jurnal predator dan Publisher Predator.

Silahkan hubungi kontak Person di bawah ini.

Yuda Iswanto
No.Telp : 081515147161 (whatsapp, sms, call)
e-mail 1: yudaiswanto91@gmail.com
e-mail 2: bikintugasku@gmail.com 

Incoming search terms:
jasa publikasi jurnal internasional terindex
jasa konsultasi jurnal internasional terindex
jasa konsultasi publikasi jurnal internasional
jasa konsultasi jurnal
jasa konsultasi jurnal internasional
ciri-ciri jurnal predator
ciri-ciri jurnal abal-abal
ciri-ciri junal internasional predator
ciri-ciri jurnal internasional abal-abal
jurnal internasional terindex
jurnal internasional terindex scopus
cara memilih jurnal bereputasi
jurnal diakui dikti
jurnal tidak diakui dikti
jurnal internasional terindex dikti
jurnal internasional diakui dikti
jurnal diakui dikti terindex
jurnal yang diakui dikti
jurnal yang bisa digunakan untuk kenaikan pangkat
jurnal yang bisa digunakan untuk kenaikan jabatan
ciri-ciri jurnal bukan predator