Rabu, 05 April 2017

Membahas Tingkat Kesulitan Publikasi Jurnal Internasional Terindex

Filled under:





Selamat datang di layanan publikasi jurnal internasional terindex www.bikintugas.com dimana kami akan membantu  anda untuk publikasi jurnal internasional. Saat ini kita akan membahasa tingkat kesulitan publikasi jurnal internasional terindex berdasarkan lembaga pengindex jurnal itu.

Sebelum membahasa lebih jauhh lagi hendaknya anda memahami artikel pritamida tingkat kesulitan publikasi jurnal internasional di bawah ini. Tujuannya agar peneliti bisa lebih berhati-hati dalam membuat artikel penelitian atau review. Untuk itu anda bisa membaca bagaimana membuat artikel yang berkualitas di Cara menembus jurnal scopus dan thomson reuters.
Piramida di atas menunjukkan bahwa semakin ke atas tingkat artikel anda diterima dalam jurnal yang telah terindex lembaga terindex semakin kecil. Piramida di atas kami buat berdsarkan pengalaman kami sebagai penyedia Jasa Publikasi Jurnal Internasional. Berbagai macam artikel telah kami terima ada artikel penelitian dan artikel review

Tingkatan terbawah yaitu jurnal terindex googlescholar, ebsco, drji, index copernicus dan sebagainya memiliki tingkat penerimaan teringgi yaitu 60-80%. Tingkat penerimaannya besar karena jurnal internasional index di tingkatan piramida bawah tidak terlalu ketat dalam menyeleksi artikel yang masuk, tetapi mereka hanya membatasi jumlah artikel yang masuk, itupun sangat kecil kemungkinannya, karena jurnal internasional yang terindex di piramida bawah itu banyak sekali bertebaran di internet. Termasuk jurnal predator yang bertebaran sangat banyak sekali di internet memiliki index piramida terbawah. Kisaran dari jurnal predator yang ada di internet lebih dari 60-70% dari jurmlah jurnal yang ada. Ciri jurnal predator anda bisa baca mengenai Jurnal Predator.Sulit dikenali.

Tingkatan piramida kedua adalah terindex DOAJ, yang memiliki tingkat penerimaan 40-60%. Index DOAJ memiliki tingkat kesulitan kedua menurut pengalaman kami menerbitkan jurnal internasional. Dalam jurnal index DOAJ semakin sedikit jurnal predator yang terindex DOAJ, perkiraan saja mungkin sekitar 30% dari jurnal yang ada bisa terindex DOAJ yang index,d 10% lainnya adalah jurnal yang potensial predator 60% lainnya adalah benar-benar jurnal. Jurnal internasional index DOAJ lebih selektif dan lebih ketat untuk menerima artikel. Tidak sembarang artikel yang bisa masuk, karena proses seleksinya selain ketat juga dibatasi jumlah yang bisa masuk, tetapi sekali anda di review dan dinyatakan diterima maka bisa dikatakan anda aman.

Tingkatan paling sulit yaitu jurnal yang terindex SCOPUS atau Thomshon Reuters yaitu 20-40% saja dari 200 artikel masuk kemungkinan hanya 10-15 artikel yang diterima. Mereka hanya menerima artikel yang benar-benar memiliki konstribusi besar dalam dunia penelitian terutama yang bisa diterapkan secara global, kalau artikel anda belum meiliki kualifikasi itu jangan publikasi ke jurnal index scopus hanya akan membuang waktu anda karena penolakan. Proses review sendiri membutuhkan waktu 2-3 bulan belum revisi dan penolakannya. Sebelum anda berpikiran untuk memasukkan artikel anda baca Cara menembus jurnal scopus dan thomson reuters.

Incoming search terms:
cara menembus jurnal scopus
jasa publikasi jurnal scopus
tips agar diterima jurnal scopus
jasa publikasi jurnal internasional
jasa terjemah jurnal
cara menembus jurnal bereputasi
jasa publikasi jurnal
tingkat kesulitan jurnal scopus
tingkat kesulitan jurnal internasional
jasa terjemah jurnal
cara membuat artikel penelitian berkualitas
cara membuat artikel jurnal scopus
lama publikasi jurnal scopus
lama publikasi jurnal bereputasi
jasa membuat karya tulis ilmah
jasa membuat power point
jasa terjemah bahasa arab
jasa terjemah bahasa inggris
ciri-ciri junal predaot
cara mengetahui jurnal predator


0 komentar:

Posting Komentar